Minggu, 07 Februari 2010

malam resah 1

1:31 AM

okay.
ehm.
jujur, malam ini suasana hatiku sangat-amat-begitu-KACAU..
tadinya aku kepengen nulis blog ttg cewe2 manja yang aku temui waktu tadi sore aku lagi makan di tempat makan sushi daerah dago (satu2nya mobile sushi di Bandung). hueehh.
Tapi oh, tapi, kejadian dan pembicaraan malam ini begitu BERAT.
ya, blog malam ini masih dibumbui kehadiran sahabat2ku,
Vivi, Yos, Julia, one additional player, Anggi.

okay, then.

ehm.
hidupku sebenarnya ga jauh2 dari masalahku dengan laki2 itu.
malam ini, menurutku sih, ya... (kalo kamu baca dan merasa ga gitu, maap deh.. )
dia BERULAH LAGI.
dan ini membuat aku kembali SAKIT HATI.

buat orang2 yg ga kenal aku, dan ga ngerti maslahnya, ikutin aja dulu,
ntar juga ngerti,,
hahahaha...

nah,
awalnya aku merasa malam ku akan rusak dengan mood dan kekecewaan hatiku tentang tingkahnya malam ini, tapi saudara2.,,
eng-ing-eng..
pembicaraan dengan ke-empat sahabatku itu, yang mencoba membahas dan menjawab pertanyaanku, "KENAPA DIA GITU?", itulah yang mengacak2 mood ku kayak gado2 malam ini.

hmm..
aku dihadapakan kepada 1 pernyataan:
laki2 haru SUKA dan TIDAK BISA LEPAS dari kita (wanita)
hal di atas berjalan seiringan.

kenapa aku harus panik?
karena faktanya yang aku rasakan,
laki2 itu sepertinya hanya tidak bisa lepas (yang inipun sebenarnya keadaan yang aku ciptakan sendiri) tapi tidak suka kepadaku.

selain itu, aku dibayang2in oleh 2 kemungkinan,
yang sebenarnya sudah kusadari dari 4 tahun yang lalu, semenjak aku berpisah dari dia,
yaitu:
1. aku harus menunggu, sampai AKHIRNYA dia MENEMUKAN orang yg dia suka, dan memberi perhatian ke dia sebesar yang aku lakukan, dan aku harus SIAP menerima kenyataan itu.
2. aku harus menunggu, samapai AKHIRNYA dia MENYADARI HANYA AKU orang yang bisa begitu kepada dia.
dan dua2nya memiliki suatu kepastian:
ENTAH KAPAN HAL ITU TERJADI!

hmmppphh...
*menarik nafas dalam2 dan menghela*

ya, dua kemungkinan itu sudah kupikirkan, tetapi baru kali inilah sahabatku, Vivi melontarkannya. Dan kalian tahu bagaimana rasanya ketika sahabat menyimpan hal ini selama ini, mengeluarkannya juga.

tadi aku langsung membalas wall yang dia kirimkan,
dan aku tau, Vivi sangat amat tidak setuju dengan tindakan ku.
yah, mau bagaimana lagi.
ULAH DIA malam ini membuat akal sehatku hilang.
*kalau kamu baca blog malam ini, kamu akan mengerti kenapa intonasi message itu sangat tidak mengenakkan.

yah,
mungkin iya,
aku orang yang sangat-amat-begitu EMOSIONAL.
tapi menurutku, itu lebih kepada SENSITIF. (ya kan, nggy? hehe)

hmmpphh,,
ya, ampun, Tuhan..
aku samapi udah ga ngerti lagi harus mencurahkan apa.
Rasanya hatiku masih terasa begitu penuh, penuh oleh bermacam2 perasaan.
Pikiranku pun demikian, penuh oleh bermacam2 kemungkinan dan hal2 apa yang sehatusnya aku lakukan sekarang.
Tapi yang pasti,
aku sudah bingung mau nulis apa.
Inilah inti semuanya.
*membingungkan memang buat kalian yang tidak mengenal dan mengerti duduk perkaranya.

But anyway, thanks for my bestiest I said above.
Doakan lah sahabat mu ini, akan menemukan jalanNya yang terbaik,
dengan kepuasan secara iman, dan menyenangkan semua pihak.
amin.

DATAR.
hanya itu yang kurasakan dibalik semua hal yang sat ini berkecamuk di otak dan di hatiku.
ya,
tapi samapi saat ini, jawaban Tuhan, untuk aku menunggu dia,
masih akan kulakukan.
tapi pertanyaan besarnya adalah,,
sekarang menunggu dengan cara apa?
=)

Jumat, 05 Februari 2010

malam yang hangat

12:27 AM

aku menulis lagi setelah sekian lama,
semenjak kejadian BOM BESAR yang aku ledakkan
ke satu2nya laki2 yang sampai saat ini memiliki hatiku bulan november kemaren.
hehe,,

hmm..
malam ini terasa begitu hangat *agak panas sih,,
soalnya di kamarku sekarang tergeletak 3 orang lagi,
sahabat2ku, Julia, Yos, dan Vivi..
hehe..
hangat maksudku bukan hanya karena kamar ini jadi AGAK penuh,
(sorry to say, sayang2ku, tapi emang gitu keadaannya, hahaha..)
tapi lebih karena tawa yg begitu lepas,
dan perasaan yang begitu menyenangkan bertemu mereka.

ditambah, aku baru saja selesai telfonan dengan lelaki penguasa hatiku itu.
*kalau dia baca blog ini, tamatlah riwayatku..
hahaha...

aku senang juga bukan karena sekedar ditelfon,
tapi merasakan masih dibutuhkan oleh dia, begitu menyenangkan..
terakhir aku telfonan dengan keadaan yang sama,
dia lagi sangat tidak bersemangat, sampai akhirnya suaranyabegitu ceria,
adalah sekitar tahun 2006.. what?? hahaha,, iya.. 2006..
lama ya, boo..
hahaha..

hmmmhh..
makanya aku menyebut malam ini malam yang hangat..
hangat oleh sahabat-sahabatku, dan hangat oleh pujaan hatiku..
=)
*berharap dia ga pernah baca blog ini..
hahaha...

dan aku sadar,
perasaan hangat yang mengalir ini bukan sekedar karena fisik,
maksudnya, hanya karena bertemu atau ditelfon.
tapi lebih dari itu,,
bertemu dgn sahabat2ku ini, membuatku tertawa selepas2nya,
curhat dengan cara pandang yang sama ttg seseorang (gosip sih tepatnya, ahaha),
berbicara dari hati tanpa sesuatu yang ditutup2i,,
ditelfon pujaan hatiku, membuatku merasa dibutuhkan,
bertukar pikiran dan membuatku punya kesempatan menyemangati dia,
berbicara dari hati dengan segala ketulusan..

yah, itu juga menurutku, kan ini 'just an opinion'.
hahaha..

ada euphoria yang tidak bisa aku jelaskan.
sudah malam, dan aku cukup letih sebenarnya hari ini.
tapi entah kenapa,
rasanya hangatnya hati ini,
ingin terus kunikmati menemaniku menghabiskan sisa malam..

sahabat dan pujaan hati.
terimakasih untuk malam yang hebat.
sesuatu yang kelluar dari hati ke hati, rasanya begitu manis,
dan HANGAT.

Rabu, 18 November 2009

kamu dan ketakutanku..

maaf untuk aku yang selalu takut kehilangan kamu..
maaf untuk aku yang selalu takut kamu meninggalkan aku..
maaf untuk aku yang selalu meragukan kamu..
maaf untuk aku yang selalu membesar-besarkan masalah..
maaf untuk aku yang selalu memojokkan kamu..
maaf untuk aku yang selalu hanya mau didengarkan..
maaf untuk aku yang selalu merasa kamu yang salah..
maaf untuk aku yang selalu merasa benar..
maaf untuk aku yang selalu tidak pernah bersyukur memiliki kamu..
maaf untuk aku yang selalu hidup dalam ketakutanku sendiri..
maaf untuk aku yang selalu tidak bisa memberikan kenyamanan yang kamu butuhkan..
maaf untuk aku yang selalu membuat hidup kamu terasa jauh lebih sulit ketika ada aku di dalamnya..
maaf untuk aku yang selalu..
maaf..

yang aku tau hanya aku terlalu mencintai kamu..
aku terlalu sayang kamu..
aku terlalu takut diriku tidak pantas untuk kamu..
aku terlalu takut kamu tidak mencintai aku sebesar aku mencintai kamu..
aku terlalu yakin kamu tidak pernah menyayangiku, bahkan menangis memikirkan aku..

maaf..
cuma itu yang bisa aku katakan malam ini..
maaf..

Minggu, 15 November 2009

16 November 1:44 AM setelah melihat wallnya...




It's always the same in every relationship,
there is always one person crying and wishing to get back together,
while the other doesn't even remember the things they've been through.


I HATE that I have to be the one who remembers every little detail while you can't seem to remember me at all.

Rabu, 17 Juni 2009

When You Love Someone




When You Love Someone 

When you love someone so deep inside, It seems like it's so easy to hide. You've loved him for so very long, You would think he could do no wrong. Every day you would hope and pray, That he would always stay this way. He treated you like you should be treated, You thought your life was finally completed. You thought your love was growing true, And then one day it was all so blue. He started putting you down and it hurt, You thought all you were to him was dirt. He started ignoring you and you wondered why, All you wanted to do was curl up and die. You thought your relationship would never end, But that was all so fake and pretend. One night he was so sweet to you, You thought all those things were maybe untrue, Two days later he was back the same, You thought you were the one to blame. He thought the relationship was getting too serious And that you had become a little too curious. By this time you knew it wouldn't last, All the nice things he said were in the past. You thought that you would marry him some day, But this time God wanted to get his way. You wanted things back how they were before, But you knew this couldn't happen anymore. It was a Saturday night about ten o'clock, You heard the news and it wasn't a shock. You knew this was going to happen soon, As you laid there and cried in the pale lit moon.

Kamis, 11 Juni 2009

Bapaku...

Tuhan,,
sebentar hamba akan ujian...
tapi Tuhan,
tadi hamba mendengar sesuatu Tuhan..
dan karena itu Bapa,
hamba gelisah Tuhan..
gelisah kali Bapa..
hamba pengen nangis Tuhan...
tapi hamba ga bisa..
ga ada airmata yang keluar Tuhan..
Bapaku...
hati ini terus gelisah, Tuhan...
hati ini terus meronta-ronta ga tenang Tuhan...

Bapa, beri aku sabar Tuhan..
Tuhan, tolong tunjukkan jalanMu Tuhan...
Beri hamba keyakinan Tuhan,,,
kepadaMu hamba serahakan segala rencana hidup dan hidup hamba...
Tuhan yang bertahta, Tuhan yang berkuasa, Tuhan yang memerintah...
dan hamba yakin...
Tuhan sediakan harta yang berharga dibalik semua kelabu...
amin, Bapa,,
amin...

Rabu, 10 Juni 2009

motivational update,,, =)

kebetulan,, besok mau dikumpulin nih tulisan blog,,
bagian home ama profilenya...
hmm,,
untung kebuka,, jadi bisa sekalian update,,
hehehe...
nih, ada cerita bagus...

Sebuah kisah yg Indah.. Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!” Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.

Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik.

Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.” “Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan. “Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry.

“Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.” “Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh.

Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.” “Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..

Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.” Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan.

Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

Sekarang kamu punya dua pilihan:

1. Kamu dapat menutup mail ini, atau

2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.

Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.