Minggu, 28 Februari 2010
Angels' faces on my Happy Sunday! =)
selamat malam semuanyaaa...
=)
yap,
malam ini rasanya aku PERLU menulis sesuatu..
yah, walaupun aku ga begitu tau harus menulis apa..
mungkin ini pengaruh dari komik manga yang kubaca tadi..
gpplah, hitung2 menuh2in blog ku..
okay,
tadi pai aku ibadah minggu di gereja tempat adikku jadi organis.
banyak hal menyenangkan memenuhi hatiku.
mungkin krn terbiasa mengikuti ibadah khusus pemuda tiap minggu,
aku lupa rasanya ibadah umum yg penuh bermacam usia.
Menyenangkan, loh!
when you see those old people, they seem so sincere with their smile,
their Happy Sunday greetings, and their laughter.
belum lagi melihat anak2 kecil, anak2 bayi berlarian. Oh, ada yg terjatuh.
hahahaha..
dia berlari, dan 'slot' terjatuh. Yah, walaupun dia menangis sejadi2nya,
tapi ntah kenapa halk itu membuatku tersenyum.
Eh, bukan maksudnya aku senang melihat dia menangis kesakitan, loh..
Tapi, everything seems so natural..
menyenangkan, suatu perasaan yang aku tidak bisa jelaskan dengan baik.
tapi yang apsti ada sesuatu yang hangat di dalam sini.
=)
tiap minggu sih,m aku melihat dan bahkan berintraksi dengan mereka,
berhubung pelayanan ku di Gereja kan sebagai guru sekolah minggu,
tapi ini beda.
Aku bukan sebagai orang yg harus menjaga dan 'bertanggung jawab' (walapun hanya untuk 2 jam) atas mereka. Aku saat ini hanya berperan sebagai PEMERHATI. hehehe..
menyenangkan melihat senyum para ornag tua yang dengan bangga menggendong anak pertama mereka.
Huah, aku jadi ingat suatu cerita.
Ompungku (nenek dlm bhs batak) pernah cerita ttg aku waktu masih bayi dan papaku yang saat itu baru saja jadi ayah.
Okay, FYI, aku dulunya anak yg begitu lucu, imut dan cantik (sampai sekarang, sih) hahaha..
tapi bener, soalnya pas aku liat fotoku sekitar usia 1 tahun, aku aja sampai pangloing, dan ga nyangka kalo itu aku.. (keliatan ya beda dulu ama sekarang) hahaha..
deskripsi singkat.
aku kecil berkulit putih, berpipi tembem dengan lemak berlipat, dan yah, mau ga mau aku harus mengatakan ini, cantik. hehehe..
sedangkan, papa itu hitam, kurus kering, dengan pipi cekung dan yah, papaku sayang, maaf, bukan orang yang bisa dinilai ganteng. (saat itu, loh) hehehe..
saking bangganya baru jadi bapak, aku di gendong kemana2. melihat itu, almarhumah ompungku tersayang bilang,
"Wah, itu mana cocok jadi anak si abang (panggilan ayahku krn anak plg tua)".
bwahahahaha,.,
yah, deskripsi kulit putih-gendut digendong kulit hitam-kurus kering, secara sederhana membuat kalian bisa membayangkan, kan? betapa BERBEDANYA kami anak dan ayah.
ahahahhaa..
setelah ompungku itu meninggal, aku menceritakan hal ini ke papa, dan respon papa sangat kaget, "Ah, mami bilang gitu?!" bwahahahahaha..
papa kira, dia mendapat cukup banyak respon negatif bahwa aku tidak cocok jadi anaknya berhubung aku cantik (maaf sekali lagi)-gendut-putih, hanya dari sahabt2nya saja. Ternyata, ibu tersayangnya selama ini menyimpan hal ini rpaat2, dan tertawa dalam hati.
ahahahaa..
Well, that's it.
that children laughter bener2 meninggalkan kesan hangat yang sulit hilang.
Maybe you should try it sometime.
kalo ga punya anak, adik, sepuu atau keponakan,
dateng aja hari minggu ke sekolah minggu (promosi dikit), atau ke panti asuhan.
You will find the true angels' faces.
trust me.
so, have a nice night.
see those childrens' faces before you close your day,.
then feel the warmth they give, and the next morning, spread it!
hihihihi..
see you later on!
God bless you all!
=)
Jumat, 05 Februari 2010
malam yang hangat
Rabu, 18 November 2009
kamu dan ketakutanku..
Rabu, 10 Juni 2009
motivational update,,, =)
Sebuah kisah yg Indah.. Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!” Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.
Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik.
Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.” “Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan. “Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry.
“Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.” “Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh.
Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.” “Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..
Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.” Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan.
Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.
Sekarang kamu punya dua pilihan:
1. Kamu dapat menutup mail ini, atau
2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.
Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.
Selasa, 07 April 2009
semoga tidak terlambat
Sabtu, 04 April 2009
Minggu, 5 April 2009
Senin, 16 Februari 2009
What a Life!!!
malam ini jam 11:34pm..
aku sebenarnya sudah sangat mengantuk,,
tapi entah kenapa tanganku serasa ingin mengetik sesuatu untuk bercerita...
oya, sebenarnya ada pengalaman lucu tadi pagi (bagiku)..
kemaren, ada sebuah mobil kijang, yang dengan seenaknya berbelok ke arah kanan tanpa mengindahkan mobil lain (mobilku maksudnya)..
sudah begitu, kecepatannya SANGAT rendaaaaaaaahhh,,,
lambaaatt sekali samapi2 aku di klackson sama mobil belakang..
huuhh...
waktu kulihat yang nyetir,,
hyaahhh... bapak2 tua sekitar 55thn ke atas, menyetir dengan kepala botak profesor dan bibir manyun, sepertinya baru menunggu istrinya belanja di pasar simpang dago..
haahhh...
melihat muka si bapak2,, dalam hati aku berpikir,,
"Yah,, namanay juga orang tua"..
Dan tadi pagi,,,
hyaahhh,, ada sebuah mobil kijang yang sepertinya sama persis dengan mobil kijang kemarin,,
lengkap dengan sticker KapanLagi.comnya di jendela belakang, dan tingkah yang sama,,
yaitu seenaknya membelok dan lambaaaatt..
huaaahhh,,, sangat menambah macet jalanan simpang pagi tadi...
dengan agak berharap,, hahaha,,,
aku melihat yang mengendarai,,
dan benar saja,, BAPAK tua kemarin lagi...
hahahahahaha,,,
aku yang memang tadi pagi berangkat sendiri dari kostan cuman bisa tertawa dan berharap malam ini bisa menceritakannya di blog,,,
haaahhh...
sebenernya (sekali lagi) aku sangat capek,,
tapi tetap saja, rasanya masih ada yang ingin kuceritakan..
yahh,,
tadi pagi setelah 'insiden' dengan bapak2 tua tadi,, (hehehe)..
aku melakukan placement test untuk les bahasa inggris di TBI,,
aku datang dan mulai sekitar jam 10 dan aku selesai sekitar jam 10.25,,
hahaha,,
sedangkan sebelumaku sudah ada orang duluan dan dia selesai belakangan pula..
hahaha...
aku bukan sok jago,, hanya saja,, aku memang tidak nyaman untuk mengerjakan tes semcam itu dalam waktu lama...
dan hasilnya,, levelku sama saja dengan si mbak2 yg duluan datang dan belakangan selesai itu..
kasian mbak, effort beda, hasil sama..
hohoho...
dari situ aku langsung ke kampus ke ruangan SBA mencari Mr. Hanhan untuk mempertanyakan jadwal matakuliah Manajemen Merk dan Perilaku Konsumen yang bentrok..
hari Jumat jam 09.30,,
dannn... Mr.Hanhan is not in his desk..
haahh, udah jalan cepet dari TBI ke kampus, takut kepotong jam istirahat jam 12, ehh,, malah ngga ada,,
tapi belum sempat mengumpat, Mr. Hanhan showed up..
hehehe..
senhata menghadapi Mr, Hanhan cuman satu,,,
berkata2lah dengan pelan, tenang, jelas dan tidak memburu2,,
*terdengar soo expert ya?? hahaha...
bereslah dan sekarang menunggu kuliah Manajemen Pemasaran Global..
huaaa,,,
aku sudah sangat amat mengaharapkan bertemu dengan 'PETINGGI' marketing kampus Universitas Padjadjaran..
tapi,, sangat disayangkan saudara,,,
GA ADA KELAS!!! AKU KECEWA!!!
(soalnya semalamnya aku sudah membaca sedikit)
huuuhh...
ditambah lagi katanya kuliah hari senin untuk jurusan manajemen ditiadakan,,, hyaahhh...
MANA PEMBERITAHUAN SEBELUMNYA????
huuuhhh... sebaaaalllllll,,,,!!!!!!!!!!!!!
yasudahlah,
aku langsung cabut nganterin anggy ngambil buklet prokadisu di Hijau, terus, rencana dadakan, akhirnya we end up at B'Gana,,
hohoho...
santay2,, dan aku ememsan juice alpukat serta akhirnya (setelah hampir 1 jam duduk2 disitu) aku pesan Sop buntut goreng,,, huhu,, yummy,,, walopun masih kalah sama Sop Buntut Bakar Kartika Sari,,, (IT'S So DAMN GooD!!!)...
hahaha...
habis itu,,, dasar empat BoLang (bocah petualag)..
aku, iwid, anggy dan gacil..
nemenin gacil bayar TBI,, dan dodolnya TBI ga bisa nerima paspor BCA,,
(emang BCA juga sok eksklusif ga pake Visa,, kan aksesnya jadi susah)
untung anggy megang duit,, kalo ngga...
hyaahh...
wassalam dah tuh si gacil.. EEP ngga, TBI ngga...
hahaha...
dari situ we went to Gramedia Merdeka, rencananya si mau cari buku..
tapi saudara-saudara... tak ditemukan buku bagus (konteks bagus disini lucu2 unik, dst)..
dan baru juga nyampe 15 menit, KITA CAW.. hahaha...
berangkat ke Gramedia PVJ...
dan disana aku belanja stationary for Rp 99.sumthin,-
hehehe...
semoga emang berguna... *bukan laper mata doang..
abis itu nganterin iwid deh pulang ke arcamanik..
BUSET itu jalanan bolong2 kayak stocking jaman sekarang...
amit2 dah..
pulangnya,, aku ama anggy dan gcail makan di Sate Anggrek,,
hehehe...
porsi setengah pun dihabiskan dengan usaha EKSTRA!!!
masih penuh boo gara2 B'Gana, trus jajan di PVJ..
hahaha...
*bagaimana aku mau kurus????
hahaha...
dan yahh,, malam ini..
tadi nolongin teng2 nanyain PUK ke XL..
terus di sms sama rexnord tentang mantannya yang katanya penipu..
haahh,,,
what a life banget hari ini...
ya,,,
sekarnag sampai kepada titik sebelum flashback...
dan yg bikin sebel,,,
AKU MALAH JADI NGGA NGANTUK!!!!
hahaha...
ahh,, ntar klo udah kena kasur juga langsung tepar,,
hahaha...
soo...
Have a Good Night everyone..
*imagining night in Manhattan,,
bubye,,,,